ane sekedar mau share aja gan.
ini tulisan ane yang ane muat di blog
mohon dibaca
kalo mau di rate atau kasih
juga boleh 
hidup memang indah, tapi dibalik keindahan itu banyak kebusukan di dalamnya yang akhirnya menimbulkan definisi bahwa hidup ini penuh kepalsuan.
memang tidak baik jika kita melihat hidup ini dari sisi buruknya, tapi apakah baik jika kita HANYA melihat sisi indah kehidupan ?
tanpa pernah melihat sisi buruk kehidupan yang penuh kepalsuan, kebusukan, penderitaan, penuh luka dan air mata yang menyayat hati, kita tidak akan pernah bisa saling memahami.
kenapa ?
karna saat kita mengetahui bahwa orang di luar sana mengalami rasa sakit dan kita mengetahui rasa sakit itu, maka kita tidak akan saling menyakiti lagi karna kita sudah mengetahui bagaimana rasanya.
kepalsuan dan kebohongan itu slalu ada hampir di setiap sudut dunia.
saat di mana kita hendak menghindari kepalsuan dan menebusnya dengan kejujuran, hal itu kadang berakibat buruk terhadap pelakunya.
apa itu berarti dunia sudah menolak kejujuran ?
saya sendiri sering berbohong, tapi saat saya bicara jujur (tak peduli kepada siapapun itu), saya malah disalahkan atau dijauhi.
dapat disimpulkan bahwa dunia yang begitu palsu ini ternyata sulit menerima kejujuran dan kenyataan.
saat seseorang mengungkap kenyataan yang ada, maka orang lain akan menjauhi dia karna mereka tidak ingin hidup dalam sebuah kenyataan.
mengapa hal ini terjadi ?
jika kau bertanya seperti ini, maka jawaban saya adalah "karna saya tidak ingin orang lain tau hal buruk yang ada pada diri saya. saya takut orang orang menjauhi saya nantinya atau men-cap saya sebagai orang yang buruk".
sampai kapan dunia akan terus begini ?
kalau orang lain menerimamu karna kelebihan yang ada pada dirimu, apa istimewanya ?
bukankah lebih istimewa jika seseorang atau bahkan semua orang menerimamu karna ia atau mereka bisa melihat sisi baik dari dirimu yang terlihat buruk ?
"saya tau kelakuan saya buruk, tapi bukan begini cara mengungkapkannya".
lalu dengan cara apa ?
saat 1 orang tau kekurangan atau keburukanmu maka kau akan berubah, apa lagi jika banyak atau bahkan semuanya ?
sempat terlintas dalam benak saya "bukankah jika kita mengubah hal buruk yang sangat senang saya lakukan berarti saya membohongi diri sendiri dan sama saja dengan hidup penuh kepalsuan ?" tapi kemudian saya tau dan sadar.
kita manusia diciptakan oleh Tuhan jadi kita harus patuh dengan aturan-Nya.
"bagaimana saya tau apa yang harus dan tidak harus saya lakukan ?"
tentu saja dengan beribadah, dan banyak berinteraksi dengan orang lain.
dengan beribadah kita mendapatkan petunjuk dari Sang Pencipta apa yg harus kita lakukan dan apa yg sebaiknya tidak kita lakukan.
dengan berinteraksi, kita jadi bisa mengendalikan diri dan tidak melakukan hal hal buruk.
tau kah anda bahwa kita sebaiknya menerima kejujuran baik dalam bentuk kritik ataupun kenyataan yang pahit ?
kebenaran adalah hal yang akan terungkap kapanpun itu.
sayangnya, kebenaran buruk yang baru terungkap setelah sekian lama akan sangat menyakitkan.
bukalah telingamu untuk kritik dan kejujuran yang pahit.
kita yang menutup telinga untuk sebuah kenyataan akan merugikan bukan hanya diri sendiri,tapi juga orang lain.
jika orang lain tau kita tidak bisa menerima kenyataan, orang itu akan sangat sakit dan perih.
hatinya akan terbebani.
ia sangat ingin jujur pada kita tapi tidak ingin kejujurannya membuat kita jauh atau benci kepadanya.
hasilnya,orang itu akan tertekan dan justru orang itu lah yang paling merasakan kepalsuan dalam hidupnya.
dalam hati ia berkata "aku tidak suka kau yang seperti ini" atau "saya tidak suka kau melakukan hal ini. cobalah berubah" tapi ia tau kau tidak siap dengan kenyataan sehingga ia hanya bisa terdiam dan seolah tak memikirkan kau dan semua tingkah burukmu.
orang memang harus menerima keburukan satu sama lain, tapi jika orang lain merasa keburukanmu harus diubah,kenapa kau menantikan pemahaman orang lain ?
jadi,
masihkah kita menginginkan hidup di dunia palsu ini ?
jika jawabannya tidak, maka yang harus kita lakukan bukanlah meninggalkan dunia ini tapi mengubah dunia ini.
sebagai langkah awal mengubah dunia,ubahlah diri kita sendiri.
terimalah kenyataan yang diungkapkan orang di sekitar kita dengan positif dan jadikanlah sebagai acuan untuk menjadi lebih baik agar kita bebas dari kepalsuan dan kebohongan, lalu hidup dengan kenyataan yang jauh lebih indah
sedih ane gan pas bikin thread ini :mewek
kalo cape bacanya, ane maklum gan
maaf ya kalo threadnya polos gini
ini tulisan ane yang ane muat di blog
mohon dibaca

kalo mau di rate atau kasih
juga boleh 
hidup memang indah, tapi dibalik keindahan itu banyak kebusukan di dalamnya yang akhirnya menimbulkan definisi bahwa hidup ini penuh kepalsuan.
memang tidak baik jika kita melihat hidup ini dari sisi buruknya, tapi apakah baik jika kita HANYA melihat sisi indah kehidupan ?
tanpa pernah melihat sisi buruk kehidupan yang penuh kepalsuan, kebusukan, penderitaan, penuh luka dan air mata yang menyayat hati, kita tidak akan pernah bisa saling memahami.
kenapa ?
karna saat kita mengetahui bahwa orang di luar sana mengalami rasa sakit dan kita mengetahui rasa sakit itu, maka kita tidak akan saling menyakiti lagi karna kita sudah mengetahui bagaimana rasanya.
kepalsuan dan kebohongan itu slalu ada hampir di setiap sudut dunia.
saat di mana kita hendak menghindari kepalsuan dan menebusnya dengan kejujuran, hal itu kadang berakibat buruk terhadap pelakunya.
apa itu berarti dunia sudah menolak kejujuran ?
saya sendiri sering berbohong, tapi saat saya bicara jujur (tak peduli kepada siapapun itu), saya malah disalahkan atau dijauhi.
dapat disimpulkan bahwa dunia yang begitu palsu ini ternyata sulit menerima kejujuran dan kenyataan.
saat seseorang mengungkap kenyataan yang ada, maka orang lain akan menjauhi dia karna mereka tidak ingin hidup dalam sebuah kenyataan.
mengapa hal ini terjadi ?
jika kau bertanya seperti ini, maka jawaban saya adalah "karna saya tidak ingin orang lain tau hal buruk yang ada pada diri saya. saya takut orang orang menjauhi saya nantinya atau men-cap saya sebagai orang yang buruk".
sampai kapan dunia akan terus begini ?
kalau orang lain menerimamu karna kelebihan yang ada pada dirimu, apa istimewanya ?
bukankah lebih istimewa jika seseorang atau bahkan semua orang menerimamu karna ia atau mereka bisa melihat sisi baik dari dirimu yang terlihat buruk ?
"saya tau kelakuan saya buruk, tapi bukan begini cara mengungkapkannya".
lalu dengan cara apa ?
saat 1 orang tau kekurangan atau keburukanmu maka kau akan berubah, apa lagi jika banyak atau bahkan semuanya ?
sempat terlintas dalam benak saya "bukankah jika kita mengubah hal buruk yang sangat senang saya lakukan berarti saya membohongi diri sendiri dan sama saja dengan hidup penuh kepalsuan ?" tapi kemudian saya tau dan sadar.
kita manusia diciptakan oleh Tuhan jadi kita harus patuh dengan aturan-Nya.
"bagaimana saya tau apa yang harus dan tidak harus saya lakukan ?"
tentu saja dengan beribadah, dan banyak berinteraksi dengan orang lain.
dengan beribadah kita mendapatkan petunjuk dari Sang Pencipta apa yg harus kita lakukan dan apa yg sebaiknya tidak kita lakukan.
dengan berinteraksi, kita jadi bisa mengendalikan diri dan tidak melakukan hal hal buruk.
tau kah anda bahwa kita sebaiknya menerima kejujuran baik dalam bentuk kritik ataupun kenyataan yang pahit ?
kebenaran adalah hal yang akan terungkap kapanpun itu.
sayangnya, kebenaran buruk yang baru terungkap setelah sekian lama akan sangat menyakitkan.
bukalah telingamu untuk kritik dan kejujuran yang pahit.
kita yang menutup telinga untuk sebuah kenyataan akan merugikan bukan hanya diri sendiri,tapi juga orang lain.
jika orang lain tau kita tidak bisa menerima kenyataan, orang itu akan sangat sakit dan perih.
hatinya akan terbebani.
ia sangat ingin jujur pada kita tapi tidak ingin kejujurannya membuat kita jauh atau benci kepadanya.
hasilnya,orang itu akan tertekan dan justru orang itu lah yang paling merasakan kepalsuan dalam hidupnya.
dalam hati ia berkata "aku tidak suka kau yang seperti ini" atau "saya tidak suka kau melakukan hal ini. cobalah berubah" tapi ia tau kau tidak siap dengan kenyataan sehingga ia hanya bisa terdiam dan seolah tak memikirkan kau dan semua tingkah burukmu.
orang memang harus menerima keburukan satu sama lain, tapi jika orang lain merasa keburukanmu harus diubah,kenapa kau menantikan pemahaman orang lain ?
jadi,
masihkah kita menginginkan hidup di dunia palsu ini ?
jika jawabannya tidak, maka yang harus kita lakukan bukanlah meninggalkan dunia ini tapi mengubah dunia ini.
sebagai langkah awal mengubah dunia,ubahlah diri kita sendiri.
terimalah kenyataan yang diungkapkan orang di sekitar kita dengan positif dan jadikanlah sebagai acuan untuk menjadi lebih baik agar kita bebas dari kepalsuan dan kebohongan, lalu hidup dengan kenyataan yang jauh lebih indah
sedih ane gan pas bikin thread ini :mewek
kalo cape bacanya, ane maklum gan

maaf ya kalo threadnya polos gini

I Like
BalasHapusthanks zhya
BalasHapusJujur jelas lebih indah walau kadang menyakitkan.
BalasHapusTerimakasih